Membuat Mirror Server Repository Menggunakan debmirror

Posted on 5 March 2011 by

backtrack4Sebelum dimulainya acara, marilah kita berdoa menurut agama dan keyakinan yang kita suka…

Berikut ini dokumentasi saya tentang cara membuat mirror server repository pada linux, khususon adalah untuk distro debian dan turunannya. Kali ini kita akan menggunakan resep aplikasi siap saji bernama “debmirror“, sebenarnya ada alternatif lain yaitu dengan menggunakan apt-mirror, atau juga dengan cara klasik menggunakan rsync, namun berhubung saya sukanya dengan kata-kata yang berawalan deb(mbak debby misalnya), maka untuk sekarang kita gunakan debmirror dulu.

Ahaa, masih ada batasan masalah, yaitu distro yang coba kita buatkan mirrornya saat ini adalah Backtrack 4 dengan codename pwnsauce. FYI, distribusi backtrack sendiri adalah turunan dari distro Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex), dimulai sejak versi ke-3 dirilis.

Pertama, mari kita samakan suara dan persepsi dulu:

Source mirror 	: http://sun.backtrack-linux.org
gpg-key mirror	: http://sun.backtrack-linux.org/backtrack.gpg
Repo directory 	: /var/spool/debmirror/backtrack-4/sun.backtrack-linux.org
Script mirror	: /usr/local/bin/mirror-backtrack-4.sh

Kemudian, kita install debmirror:

$ sudo apt-get install debmirror

Lalu, kita buat directory untuk meletakkan file atau aplikasi yang akan dimirror setelah ini:

$ sudo mkdir -p /var/spool/debmirror/backtrack-4/sun.backtrack-linux.org

Langkah selanjutnya, kita racik script yang akan dijalankan untuk me-mirror repo utama secara simple:

$ sudo nano /usr/local/bin/mirror-backtrack4.sh

Lalu isikan dengan script berikut:

debmirror --progress -m --host=sun.backtrack-linux.org --root=.\
--method=http --dist=pwnsauce\
--section=main,microverse,macroverse,restricted,universe,multiverse\
--arch=i386 --nosource --ignore-release-gpg --ignore-missing-release\
--nocleanup --skippackages -v /var/spool/debmirror/backtrack-4/sun.backtrack-linux.org

Sebenarnya script tersebut tersusun dalam satu baris perintah, namun karena banyak melibatkan parameter, alangkah indahnya jika kita gunakan backslash “\” sebagai tanda bahwa perintah tersebut belum berakhir.

Kita bisa bebas online casino mengganti tiap opsi/parameter sesuai selera, namun menurut hasil beberapa experiment saya, opsi tersebut adalah yang paling efisien.

Langkah selanjutnya adalah membuat command tersebut bisa dieksekusi:

$ sudo chmod a x /usr/local/bin/mirror-backtrack4.sh

Selanjutnya, agar terjalin kesepahaman dengan server sumber pada saat sinkronisasi file, kita download gpg-key mirrornya dan menempatkannya ke dalam directory .gpg, pada directory home user (dalam hal ini adalah user root, karena menggunakan sudo).

$ sudo wget http://sun.backtrack-linux.org/backtrack.gpg -O /root/.gpg/trustedkeys.gpg

Selesai, tinggal dijalankan perintahnya:

$ sudo mirror-backtrack4.sh

Bagian selanjutnya adalah menunggu sampai berakhirnya proses. Selain itu, kita juga bisa memasukkannya kedalam job-list cron, agar mirror repo kita selalu up2date. Misal kita lakukan check pada tiap malam minggu pukul 19.00 XD

$ sudo su -
# crontab -e

Tambahkan list dengan entry berikut:

0 19 * * 6 /usr/local/bin/mirror-backtrack-4.sh >/dev/null 2>&1

Total keseluruhan untuk repo backtrack membutuhkan space sekitar 25GB.

Lalu supaya bisa diakses melalui web dan digunakan oleh client, kita harus membuatkan symbolik link yang menuju ke directory public server kita. Misalkan, pada webserver nginx, maka kita lakukan perintah:

$ sudo ln -s /var/spool/debmirror/backtrack-4/sun.backtrack-linux.org /var/www/nginx-default/backtrack

Untuk mengetesnya, maka lakukan dari sisi client dengan cara mengubah entry source list, sbb:

$ sudo nano /etc/apt/source.list

Karena kita menggunakan repo dari STIKOM, edit entrinya dengan baris berikut:

deb http://repo.stikom.edu/backtrack pwnsauce main microverse macroverse restricted universe multiverse

Untuk terakhir kalinya, tes update untuk memastikan jalannya repo kita:

$ sudo apt-get update

Related Post

10 Comments

harly

22 June 2011

Sama dong dengan scenner barcode, Ane juga bingung plius pusing bacanya,,,
habis sintaknya ngak satupun yang ku mengerti


Scanner Barcode

13 May 2011

ane bingung gan…hehehhe


Amazing Brain Indonesia

30 April 2011

makasih banyak infonya mas. Sangat berguna bagi saya yang sedang mempelajari Open Source….
izin bookmark yah..
:D


ebyx84

8 April 2011

Menarik sekali artikelnya ;)

salam kenal dan salam open source


281Lasky@gmail.com

6 March 2011

I in addition to my friends came looking at the great recommendations located on your web page and suddenly I got a terrible feeling I never expressed respect to the blog owner for them. My men ended up so thrilled to study all of them and have in effect really been taking pleasure in them. Appreciate your being very accommodating and for picking out this sort of good information millions of individuals are really wanting to know about. Our sincere regret for not expressing appreciation to you earlier.


Post a Comment

Your email is never shared.