Yoe One dan Yegi dalam AMT 2012: Menjadi Mahasiswa Berprestasi yang Berkarakter

Posted on 3 July 2012 by

Dunia pendidikan tentunya akan selalu dibarengi dengan sebuah kompetisi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Nah, kali ini Anggota LUG STIKOM Surabaya tak ingin ketinggalan dalam serunya seminar Achievement Motivation Training (AMT) 2012 – Berprestasi untuk Negeri dengan tema “Menjadi Mahasiswa Berprestasi Berkarakter Kearifan Lokal” yang diadakan pada Sabtu, 24 Maret 2012 di Gedung Pasca Sarjana Teknik Informatika lantai 3 ITS pada pukul 9.00 – 12.00 WIB dengan menampilkan dua pembicara yang sangat mengesankan, yaitu Tantia Dian Permata Indah dan Sulistyanto Suyoso.

Adalah Yoe One dan Yegi Pudyanta anggota LUG yang tak ikut dalam acara  yang diadakan oleh Kementrian Ristek BEM ITS 2011 Р2012. Acara ini memang sengaja diselenggarakan untuk online casino membekali sekaligus memberi informasi kepada mahasiswa yang datang tentang bagaimana mempersiapkan diri dalam ajang mahasiswa berprestasi dan bagaimana menghargai karakter pendidikan bangsa. Acara yang dihadiri hampir 95 persen mahasiswa ITS ini memang sangat inspiratif. Dalam sesi pertama, seminar ini dibawakan oleh Mawapres I Nasional, Mbak Tantia, peserta tak hanya mengetahui tips dan trik bagaimana mempersiapkan diri dalam pemilihan mahasiswa berprestasi, namun juga lebih dalam yakni Self Branding dengan cara berprestasi seumur hidup baik dari segi akademik maupun non-akademik untuk menjadi manusia yang lebih baik. Satu pesan yang disampaikan Mbak Tantia adalah The World is Yours, maksudnya adalah dunia ini milik semua orang, tapi bedanya hanya orang-orang yang dengan sungguh menganggap dunia ini miliknya dan melakukan yang terbaik untuk dunia ini maka dialah yang menjadi pemilik yang sesungguhnya, tentu saja dalam artian prestasi yang terbaik dengan karakter bangsa yang berbeda-beda di seluruh negara.

Berbeda dengan yang disampaikan oleh Pak Suyoso yang menganggap dirinya sebagai pengajar Universitas Kehidupan yang dimaksudkan adalah kehidupan nyata ini (bukan pendidikan formal), dimana beliau menyatakan bahwa pendidikan bangsa ini harus segera diselamatkan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan yang terbaru adalah lingkungan media. Terkadang mayarakat saat ini tak sadar akan hilangnya karakter asli mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Diperlukan kemampuan dan kemauan untuk terus mempertahankan karakter bangsa agar dapat membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter.

Semoga cerita ini mampu menginspirasi pembaca dan dapat mengambil nilai-nilai positif di dalamnya. [yoe]

 

Sumber Foto dokumentasi: dok.pribadi

57 Comments

kalyan matka

7 February 2017

I just found this blog and have high hopes for it to continue. Keep up the great work, its hard to find good ones. I have added to my favorites. Thank You.


Toty

12 December 2015

Thanks, Alex. I’m not writing a book on the Zend Framework mylsef; but I acted as the technical reviewer for by Armando Padilla, which should be available later this month. I haven’t seen the final revisions of the book, but I found it much better than other books that I have read on the Zend Framework. The case study that Armando bases his book on is much simpler than the complex ones I have seen elsewhere. As a result, you get a better feeling for how the Zend Framework works, rather than being distracted by adding lots of bells and whistles.


Post a Comment

Your email is never shared.